Untukmu Para Da'i : Sebuah Persembahan dari Sang Murabbi

Untukmu : Sebuah Persembahan dari Sang Murabbi

    Kepada orang-orang yang telah menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah, saudara-saudaraku seperjuangan, dan sehabat-sahabat yang senasib dalam menempuh ujian.

    Kepada orang-orang yang mencari hakikat kebenaran menuju Allah, baik kebenaran akidah maupun pemikiran, pemahaman maupun harakah, pandangan maupun manhaj, dan dakwah maupun dainya.

    Kepada para penyeru ke jalan Allah di timur ataupun di barat, yang senantiasa ingin meneguhkan keyakinannya tentang jalan yang benar ini.

    Kepada para pecinta dan simpatisan yang selalu ingin memperoleh kejelasan sarana dan tujuan kita, juga metode dan sistem kita. 

    Kepada anakku; penenang jiwa dan buah hatiku, hendaklah kalian memahami jalan ini sepeninggalku; jadilah kalian sebagai perpanjangan tangan bagi kesinambungan risalahku dan penerus perjalannku, serta penyambung lidah dakhwahku.

    Kepada orang yang berkata kepada kita, "Jadilah kamu seperti pohon yang ketika orang melemparkannya dengna batu, dijatuhkanlah buahnya."

    Kepada orang yang mengajari kita, "Kenalilah Tuhanmu, perbaiki dirimu, ajaklah orang lain, dan dirikanlah daulah Islam di hatimu, niscaya ia akan tertegak di bumimu."

    Kepada orang yang menasehati kita dengan kata-katanya, "Kita adalah prajurit-prajurit dakwah, bukan ulamanya; kita adalah para dai, bukan tukang vonis."

    Kepada orang yang memukul batu besar dakwah untuk melumatkannya..., yang meniup matahari Islam dnegan maksud memadamkannya..., yang mencoreng hitam lebaran-lembaran sejarah umat untuk mengaburkannya..., dan yang menghamburkan hartanya untuk menjegal arus kebangkitannya....

    Kepada orang yang menuduh para dai sebagai teroris, pemaksa, atau spionase,...hendaklah mereka berfikir secara jernih tentang metode dakwah kita, tentang penawaran kita terhadap ide ini, dan tentang keimanan kita kepada akidah ini. untuk mereka, semoga Allah memberi kelapangan dada, menerangi cara pandang. dan memberi petunjuk ke arah yang benar sebagai mana Allah telah menetapkan itu semuanya atas kita. Setelah itu Allah akan membuka hati yang tertutup, mata yang buta, telinga yang pekak,  dengan perantaraan dakwah kita.. Sungguh pada saat itu mereka menjadi orang-orang yang lebih kita cintai daripada diri kita sendiri.

    Untuk mereka semua, kupersembahkan uraian mengenai prinsip-prinsip dakwah dan kaidah-kaidahnya ini, agar menjadi argumentasi dihadapan sesama manusia, dan menjadi alasan dihadapan Allah. Untuk diketahui bahwa apa yang  saya tulis dalam buku ini bukanlah sesuatu yang baru, tetapi hanya menyampaikan kembali apa-apa yang sudah dilakukan orang di waktu-waktu yang lalu karena banyaknya usaha pengaburan, penyesatan, pembodohan, dan kebohongan yang dilakukan oleh musuh-musuh. 

    Ya Allah, sesunghuhnya aku telah menyampaikan, maka saksikanlah..!



Sumber : Fiqih Dakwah, Jum'ah Amin Abdul Aziz
Beli Bukunya di SINI

Diskusi dan Konsultasi Tentang Problem Kehidupan : 089502186534

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Upaya Menggali dan Memberdayakan Energi Terpendam Manusia

Fiqh Dakwah Sebuah Pengantar