Postingan

Upaya Menggali dan Memberdayakan Energi Terpendam Manusia

 Upaya Menggali dan Memberdayakan Energi Terpendam Manusia      Rasulullah saw. waspada betul terhadap sifat licik dan khianat kaum Yahudi, khususnya dalam memanupulasi perjanjian dan dokumen. Beliau meminta salah seorang penulis wahyu, Zaid bin Tsabit untuk memperlajari bahasa Suryani, salah satu cabang bahasa Ibrani. Maka, "Aku selesai mempelajarinya dalam 14 hari,"  demikian pengakuan Zaid (h.r. Bukhari).     Pada saat Huyay bin Al-Ahthab telah begitu merepotkan Jamaah Islamiyah yang dipimpin Rasulullah saw. di Madina, beliau melontarkan suatu kalimat, "Siapa yang siap membebaskan daku dari gangguan Huyay?"  Suatu regu kecil yang lincah, solid, dan efektif membetnuk diri bagi suatu misi. Mereka sukses "menyelesaikan" Huyay dan benteng Khaibar yang sangat kaut itu jatuh ke tangan muslimin.     Huyay bukan saja benci kepada Rasululla saw., tetpai juga meyebarkan kebenciannya kepada berbagai kalangan. Setiap calon menantunya harus dijami...

Untukmu Para Da'i : Sebuah Persembahan dari Sang Murabbi

Untukmu : Sebuah Persembahan dari Sang Murabbi      Kepada orang-orang yang telah menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah, saudara-saudaraku seperjuangan, dan sehabat-sahabat yang senasib dalam menempuh ujian.      Kepada orang-orang yang mencari hakikat kebenaran menuju Allah, baik kebenaran akidah maupun pemikiran, pemahaman maupun harakah, pandangan maupun manhaj, dan dakwah maupun dainya.      Kepada para penyeru ke jalan Allah di timur ataupun di barat, yang senantiasa ingin meneguhkan keyakinannya tentang jalan yang benar ini.      Kepada para pecinta dan simpatisan yang selalu ingin memperoleh kejelasan sarana dan tujuan kita, juga metode dan sistem kita.       Kepada anakku; penenang jiwa dan buah hatiku, hendaklah kalian memahami jalan ini sepeninggalku; jadilah kalian sebagai perpanjangan tangan bagi kesinambungan risalahku dan penerus perjalannku, serta penyambung lidah dakhwahku. ...

Fiqh Dakwah Sebuah Pengantar

Fiqh Dakwah Sebuah Pengantar        Dakwah merupakan aktivitas yang begitu lekat dengan kehidupan kaum muslimin. Begitu dekatnya, sehingga hampir seluruh lapisan masyarakat terlibat di dalamnya. Sayang, keterlibatan tersebut serigkali tidak dibekali dengan fiqih dakwah (pemahaman tentang seluk-beluk dakwah) yang memadai, sehingga kerusakan yang ditimbulkan terkadang jaug lebih besar daripada kebaikan yang dihasilkannya.              Penting untuk disadari, bahwa antara dakwah dan dai laksana dua sisi mata uang. Keduanya tidak terpisahkan, saling melengkapi, saling membutuhkan dan saling menyempurnakan.       Karena itu, kebutuhan dai terhadap fiqih dakwah sangat mendesak, sebagaimana digambabarkan para ulama, bahwa "kebutuhan manusia akan ilmu lebih mendesak daripada kebutuhannya terhadap makan dan minum", sehingga kaum muslimin yang telah dan hendak terjun dalam kancah dakwah harus membekali diri dengan pem...