Fiqh Dakwah Sebuah Pengantar

Fiqh Dakwah Sebuah Pengantar

      Dakwah merupakan aktivitas yang begitu lekat dengan kehidupan kaum muslimin. Begitu dekatnya, sehingga hampir seluruh lapisan masyarakat terlibat di dalamnya. Sayang, keterlibatan tersebut serigkali tidak dibekali dengan fiqih dakwah (pemahaman tentang seluk-beluk dakwah) yang memadai, sehingga kerusakan yang ditimbulkan terkadang jaug lebih besar daripada kebaikan yang dihasilkannya.

          Penting untuk disadari, bahwa antara dakwah dan dai laksana dua sisi mata uang. Keduanya tidak terpisahkan, saling melengkapi, saling membutuhkan dan saling menyempurnakan.

     Karena itu, kebutuhan dai terhadap fiqih dakwah sangat mendesak, sebagaimana digambabarkan para ulama, bahwa "kebutuhan manusia akan ilmu lebih mendesak daripada kebutuhannya terhadap makan dan minum", sehingga kaum muslimin yang telah dan hendak terjun dalam kancah dakwah harus membekali diri dengan pemahaman yang utuh tentang Islam dan dakwahnya. Sebab, orang yang pandai dalam menyampaikan namun tidak memiliki pemahaman yang benar tentang Islam sama bahayanya dengan orang yang memiliki pemahaman yang benar akan tetapi bodoh dalam menyampaikan, Mengapa?

   Golongan pertama hanya akan menyesatkan umat dengan kepiawaian retorikanya, sementara yang kedua akan menjadi "dalil" bagi orang-orang kafir dalam kekafirannya.

    Fiqih dakwah dalam hal ini merupakan sarana untuk menjembatani lahirnya pemahaman yang sahih terhadap Islam, dengan didukung kemampuan yang baik dalam menyampaikannya kepada khalayak, sehingga dengan aktivitas dakwah ini umat dapat benar-benar menyaksikan "Islam" dalam diri, keluarga dan dalam aktivitas para dai. Melalui dakwah mereka akan melakukan perbaikan umat secara integral, dan mengeluarkan manusia dari kepekatan jahiliah menuju cahaya Islam.

     Dalam buku ini : FIQIH DAKWAH, Prinsip dan Kaidah Asai Dakwah Islam, sang penulis, Jum'ah Amin Abdul 'Aziz menyajikan sebuah gambaran yang jelas dan gamblang dan sahih, bahwa manhaj Islam dalam dakwah telah tersusun rapi, kaidah-kaidahnya telah ditentukan, dan prinsip-prinsip asasinya telah pula digariskan.

  Sehingga manakala para penyeru dakwah menapaki alan ini dengan penuh kepahaman disertai keyakinan yang mantap, niscaya Allah - dengan kekuasaan dan kehendak-Nya - akan berkenan membuka hati yang tertutup, mata yang buta, dan telinga yang pekak.

    Semoga Allah senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah-Nya kepada para dai yang ikhlas menyeru manusia ke jalan Allah, memperbaiki diri, keluarga, dan masyarakat, serta menegakkan tatatan Islam dalam kehidupan dengan bimbingan Allah dan sesuai panduan manhaj dakwah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasalam.

Walhamdulillahi Rabbil 'Alamin.

Sumber : Fiqih Dakwah, 
Jum'ah Amin Abdul Aziz

Beli Bukunya di SINI

Ruang Diskusi dan Konsultasi : 089502186534

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untukmu Para Da'i : Sebuah Persembahan dari Sang Murabbi

Upaya Menggali dan Memberdayakan Energi Terpendam Manusia